PENGAMATAN PERTUMBUHAN BIJI KACANG
HIJAU DI TEMPAT GELAP DAN TERANG
I.
TUJUAN
1. Mengetahui persamaan pertumbuhan kecambah biji kacang hijau di
tempat gelap dan terang
2. Mengetahui perbedaan pertumbuhan kecambah biji kacang hijau di
tempat gelap dan terang
3. Mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan kecambah
biji kacang hijau di tempat gelap dan terang
II.
TANGGAL
DAN TEMPAT
·
Tanggal
Pengamatan dilakukan pada tanggal 01-07 Agustus 2012
·
Tempat
Di rumah masing-masing praktikan
III.
NAMA
PRAKTIKAN
1. BINTI KHOIRUNISA’ATUL MAHMUDAH
2. NIKMATUL KHOIRIYAH
3. NUR KHOLIFAH
4. ZULFA QUROTUL A’YUNIN
IV.
ALAT
DAN BAHAN
·
Alat
1. Cawan/gelas kosong 4 buah
2. Penggaris
3. Alat tulis
4. Benang
·
Bahan
1. Biji kacang hijau 32 butir
2. Kapas secukupnya
3. Air secukupnya
V.
CARA
KERJA
1. Merendam biji kacang hijau dalam air
selama 5-10 menit untuk mengetahui biji yang baik dan yang kurang baik.
2. Menyiapkan 4 cawan yang diberi kapas. Dan
kapas tersebut sudah dibasahi dengan air.
3. Memberi label pada 2 cawan yang berada
di tempat gelap dan terang serta tiap cawan diberi label bernomor 1-4.
4. Kemudian biji yang sudah dipilih
dimasukkan/diletakkan diatas kapas.
5. Meletakkan cawan pada tempatnya yakni
tempat gelap dan terang.
6. Menyirami tanaman dengan teratur agar
tidak kekeringan.
7. Melihat pertumbuhan tanaman saat pagi
hari dan mencatat perkembangannya penelitian dilakukan sampai 6 hari.
VI.
HASIL
PENELITIAN
Terlampir
VII.
ANALISIS
DATA
·
Data kelompok :
1. Pertumbuhan biji kacang hijau di tempat gelap laju
pertumbuhanya lebih cepat di banding pertumbuhan biji kacang hijau di tempat
terang. Hal ini kemungkinan di sebabkan beberapa faktor di antaranya :
·
Cahaya (Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang hijau adalah
menghambat pertumbuhan karena cahaya dapat menghambat kerja hormon auksin.
Hormon auksin akan terurai jika terkena cahaya. Sehingga pertumbuhan biji
kacang hijau di tempat gelap lebih cepat di banding di tempat terang)
·
Air (air sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan perkecambahan karena air
akan di serap oleh biji(imbibisi) dan mengakibatkan enzim-enzim pertumbuhan
aktif)
·
Nutrisi
·
Suhu
·
Gen (pewarisan sifat-sifat yang akan diturunkan pada tanaman)
·
Hormon (salah satu hormon yang berperan dalam pertumbuhan perkecambahan
adalah auksin yang berguna untuk merangsang perpanjangan sel)
2. Kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat terang
adalah 13,37 mm/hari atau 0,55 mm/jam.
3. Kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat gelap
adalah 20,12 mm/hari atau 0,89 mm/jam.
·
Data kelas :
1.
Kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat terang adalah 12,64
mm/hari atau 0,53 mm/jam.
2.
Kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat gelap adalah 23,20
mm/hari atau 0,97 mm/jam.
3.
Pertumbuhn kecambah di tempat gelap dan di tempat terang setiap kelompok
mempunyai perbedaan
4.
VIII.
DISKUSI
1. Mengapa terjadi perbedaan pertumbuhan
pada kecambah biji kacang hijau?
2. Apa fungsi air pada percobaan tersebut?
3. Apakah pengaruh cahaya terhadap proses
pertumbuhan? Bila ada bagaimana pengaruhnya?
4. Apa yang terjadi bila kedua
kecambah pada tempat gelap dan terang di
biarkan tumbuh di media tersebut? Jelaskan! Apa yang terjadi dan mengapa bisa
terjadi seperti itu?
5. Bagaimana pengaruh cahaya terhadap
pertumbuhan secara keseluruhan(kualitas maupun kuantitasnya)?
Jawab :
1. Karena, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
diantaranya adalah faktor genetic untuk internal dan faktor eksternal terdiri
dari cahaya, kelembapan, suhu, air dan hormon. Untuk proses perkecambahan
banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormone, walaupun faktor yang lain
ikut mempengaruhi. Menurut leteratur perkecambahan di pengaruhi oleh hormone
auxin, jika melakukan perkecambahan di tempat yang gelap maka akan tumbuh lebih
cepat namun bengkok, hal itu disebabkan karena hormone auxin sangat peka
terhadap cahaya, jika pertumbuhannya kurang merata. Sedangkan di tempat yang
perkecambahan akan terjadi relative lebih laam, hal itu juga disebabkan
pengaruh hormone auxin yang aktif secara merata ketika terkena cahaya. Sehingga
dihasilkan tumbuhan yang normal atau lurus menjulur ke atas.
2.
Fungsi air pada proses pertumbuhan
biji kacang hijau antara lain :
1.
Memberikan
tekanan turgor pada dinding sel sehingga sel dapat membelah dan membesar.
2.
Merangsang terjadinya proses
imbibisi, yaitu proses penyerapan air oleh biji.
3.
Sebagai bahan baku fotosintesis
sehingga tanaman memproduksi glukosa.
4.
Mengedarkan hasil-hasil fotosintesis keseluruh
bagian tumbuhan.
3.
Tumbuhan yang pada salah satu
sisinya disinari oleh matahari maka pertumbuhannya akan lambat karena jika
auksin dihambat oleh matahari tetapi sisi tumbuhan yang idak disinari oleh
cahaya matahari pertumbuhannya sangat cepat karena kerja auksin tidak
dihambat. Sehingga hal ini akan menyebabkan ujung tanaman tersebut cenderung
mengikuti arah matahari atau yang disebut dengan fototropisme.
4.
Karena, Untuk tanaman yang diletakkan ditempat yang gelap
pertumbuhan tanamannya sangat cepat selain itu tekstur dari batangnya sangat
lemah dan cenderung warnanya pucat kekuningan, hal ini desebabkan kaerena kerja
hormon auksin tidak dihambat oleh sinar matahari. Sedangkan untuk tanaman yang
diletakkan ditempat yang terang tingkat pertumbuhannya sedikit lebih lambat
dibandingkan dengan tanaman yang diletakkan ditempat gelap, tetapi tekstur
batangnya sangat kuat dan juga warnanya segar kehijauan, hal ini disebabkan
karena kerja hormon auksin dihambat oleh sinar matahari
5.
Jika terkena
cahaya matahari, auksin menjadi tidak aktif. Kondisi fisiologis ini
mengakibatkan bagian yang tidak terkena cahaya matahari akan tumbuh lebih cepat
dari bagian yang terkena cahaya matahari. Akibatnya, tumbuhan akan membengkok
ke arah cahaya matahari. Auksin yang diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan
mempengaruhi pemanjangan, pembelahan dan diferensiasi sel tumbuhan. Auksin yang
dihasilkan pada tunas apikal batang dapat menghambat tumbuhnya tunas lateral.
Bila tunas apikal batang dipotong maka tunas lateral akan menumbuhkan
daun-daun.
6.
Peristiwa
ini disebut dominansi apikal. Inilah yang menjadi penyebab kecambah yang berada
di tempat gelap lebih cepat pertumbuhan tingginya, dibandingkan dengan kecambah
yang berada di tempat terang.
IX.
KESIMPULAN
1. Pertumbuhan kecambah di tempat gelap dan di tempat terang
sama-sama membutuhkan air
2. Perbedaan petumbuhan kecambah di tempat gelap dan di
tempat terang di
pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.
3.
Faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan kecambah di tempat gelap dan terang adalah:
v Cahaya
v Air
v Makanan (nutrisi)
v Suhu
v Gen
v Hormon
X.
DAFTAR
PUSTAKA
Aak, 1983,Dasar-Dasar Bercocok Tanam,kanisus, Yogyakarta.
Arsyad sofyan.dkk,1983,Ilmu iklim dan Pengairan. C.v yasaguna.
Hasil browsing dari internet
Arsyad sofyan.dkk,1983,Ilmu iklim dan Pengairan. C.v yasaguna.
Hasil browsing dari internet