9 Kategori Istri-istri Calon
Penghuni Surga & 7 Kategori Istri-istri Calon Penghuni Neraka
9 kategori
wanita / Istri - Istri calon penghuni Surga, diantaranya :
Satu sisi
kaum wanita mungkin bisa bergembira dengan adanya kabar dari nabi yang secara
jelas menyatakan bahwa “ Wanita sebenarnya tak susah jika ingin masuk
surga “ cukup bagi mereka melakukan shalat lima waktunya, melaksanakan
puasa wajibnya, dan yang terakhir adalah taat terhadap suaminya. Jika tiga hal
tersebut sudah terpenuhi, maka mereka dipersilahkan masuk surga dari pintu
manapun yang mereka suka.
- Ada Istri - Istri yang Shalihah.
- Istri - Istri yang sabar menghadapi perlakuan buruk dari sang suami.
- Istri - Istri yang setia.
- Istri - Istri yang taat kepada suami.
- Istri - Istri yang tabah menghadapi cobaan hidup.
- Istri - Istri yang lembut & penuh kasih sayang.
- Istri - Istri yang menjaga kesucian diri.
- Istri - Istri yang selalu menyenangkan suami.
- Istri - Istri yang gugur dalam persalinan.
Namun perlu
juga diketahui bahwa nabi juga pernah bersedih bahkan menangis ketika mengenang
perjalanan isra’nya, beliau diperlihatkan neraka dengan segala macam bentuk
adzabnya sekaligus para penghuninya. Ketika beliau ditanya tentang siapa
penghuni tempat yang paling mengerikan itu, beliau menjawab bahwa mayoritas
penghuni neraka tersebut adalah kaum wanita.
Ada 7
kategori wanita / Istri - Istri calon penghuni Neraka, diantaranya :
- Istri - Istri yang selalu menyakitkan hati suami.
- Istri - Istri yang selalu selingkuh.
- Istri - Istri yang selalu menuntut suami.
- Istri - Istri yang sering mencaci maki.
- Istri - Istri yang gemar keluar rumah dengan bersolek.
- Istri - Istri yang gemar meminta cerai.
- Istri - Istri yang suka mengadu domba.
Nah… pembaca
yang budiman,, kategori manakah yang akan anda pilih jika nanti anda bersuami /
mempunyai pendamping hidup. . . ????
Dan bagi
yang telah bersuami / mempunyai pendamping hidup, kategori manakah yang sering
anda terapkan dalam kehidupan sehari - hari. . . .????
Semua
jawaban ada di tangan anda sendiri.. Karena baik buruknya hidup seseorang,,
seseorang itu sendirilah yang menentukannya….
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar